Rabu, 02 November 2011

Bey ___ _-___

Malam itu, gelap dan kelam
Terbujur kaku pikirku pada sinar tembaga redup
Lepas segala sadar pada renungan tentang hidup
Dingin, dingin dan beku dadaku
Rasa rindu menyelinap jauh dan tajam
Sekerjap kulihat dia
Renung dan diam
Mataku tersengat
Kususul wajahnya, jauh di belakangku

Sesenggukan sepi menyergap hatiku
Ia telah datang, hadir di depan mataku
Dengan wajahnya yang teduh
Cantik laksana edelweis yang berembun saat pagi
Ia bagaikan setiap rintik juhan yang memberika kehidupan
Senyum, sunggingan sederhana bersinar
Menyimpan sejuta makna dan debar dalam diriku
Ia cantik, dan tak pernah secantik itu
Ia anggun, saat suaranya melemahkan nadiku
Ia memanggilku, kakak, sama seperti saat dulu
Dapatkah ia merasakan?
Senyum getirku,
Menunggu akan kehadirannya,
Saat rasa rindu mendesak mimpiku tuk terbangun
Saat September memanggilku untuk bercanda denganmu
Saat malam menjadi penghubung kita
Tahukah dia, bahwa aku merindukan tatap teduhnya?
Bahwa aku rindu untuk mengolok hidung kecilnya?
Sebuah topeng utnuk mengucapkan
Betapa sempurnanya dia bagiku??
Kau yang Disana
Apa kabar sayangku
Kau yang nun jauh di mata
Kau yang tak pernah aku lihat lagi
Senyum mu… Tawa mu dan aroma tubuh mu
Tak kan pernah hilang di hatiku
Takkan pernah kubiarkan cinta mu tenggelam
Hanya karna jarak yang membuat kita tak bersama lagi
Ingin ku rajut kembali asrama sperti yang dulu
Disaat kita selalu mengungkapkan isi hati kita
Disaat kita berbagi suka duka
Andai saja ku bisa mengubah takdir ini
Takkan ku biarkan kau pergi jauh dari ku
Takkan ku biarkan kau menghilang dari pandanganku
Ku ingin kau kembali di sisiku….
Semoga cinta kita takkan pernah pudar
Seiring berjalannya waktu
Semoga Kau dan aku tetap menjadi satu
Walai cobaan ini terasa berat….
Biarkan cinta kita tetap menyatu
Meskipun kita tak bisa mengungkap isi hati
Biarkan Jarak menjadi penghalang mata kita…
Tetapi Hati kita takkan pernah berpisah….
Ku kan Selalu Menanti mu
Aku sendiri di sini
Yang selalu Mengharap Hadir mu
Menanti Kasih sayang yang sempurna
Kian hari ku mengharap mu
Tuk mendampingi ku
Yang tak mampu menatap cinta lain
Yang tak sanggup berdiri s’perti dulu
Harus kemana lagi aku harus berjalan
Mencari dirimu yang penuh dengan cinta
Haruskah aku terus berjuang
Menelusuri ranjau yang penuh duri?
Aku tak mengharap lebih darimu
Hanya Cintamu yang kuingin
Hanya Kasih sayang mu yang harap
Andai takdir tak berpihak padaku
Berilah aku kesempatan tuk mencari nya
Mencari orang yang bersedia menggantikan mu
Walau berat rasa hati ini tuk menggantimu
Kenangan Terindah Kita
Aku yang tak pernah mengharap cinta yang lain
Berharap cinta yang terjalin akan kekal
Bersama kasih sayang yang ku punya
Hanya untuk kau yang ku cinta
Kau yang dulu menjadi bidadari hidupku
Yang slalu membuat ku bahagia
Meski banyak dilema dalam hatiku
Kini semuanya hanya kenangan
Meskipun pahit yang kurasakan saat ini
Tapi kau tetap yang terindah
Tetap bernaung kenangan saat bersama mu dalam benakku
Aku takut…..
Tidak pernah merasakan belai manja spertimu lagi
Yang mampu membuatku terbang
Merasakan setiap sentuhan yang membakar cinta dan asaku

Rindu "mati"


ketika sinar rembulan pucat
sesosok rindu tanpa sayap
terbang ke langit malam
gelap mata
gelap hati
membuat ia lupa dimana tempat bersinggah
gelap malam menghapuskan arah dan tujuan
sementara,
dingin sunyi menjadi saksi
jiwa-jiwa yang menggigil
terperosok ke ceruk jurang malam
dalam…
sedalam hatimu
debur ombak di Pantai Barat menghantam jiwaku
tapi tak mampu goyahkan sepi
sapaan angin mengajak kabut dingin
menyusupi pori-pori,
merontokkan tulang..,
tapi tak mampu runtuhkan sunyi
sepi tanpa keheningan
sunyi dalam kebisuan
disitu aku terdampar
sendiri
menapaki kerinduan

by.   m.Ob

Dengar "lah"


dikala sepi……
Aku termenuuung, jauuuh ku tatap bayang
yang hilang…
yang kini hilang ditelan sang malam.
angiiin……
kau angin yang memberi ku nafas.
kauuu angin yang membuat aku hidup.
Dan…. kau angin.
aku hanya merasakan setiap kehadiran mu……
kehadiran yang selalu menghantui ku.
Tapi…….
dikala taupan melanda,,,
kau lupa dengan daratan. daratan yang telah aku
bena kan untukmuuu.
Dalam waktu singkat….
kau dan aku bagaikan angin dan air………
kau membuat aku kehausan
kehausan yang melukan hati ku ini……..
Hati yang terluka…..
kini terasa periih. bagaikan luka ditelapak tangan.
tangan yang dulu selalu kau cium….
kini kau berikan salam terakhir,,,,
untuk ku….
aku kan berdoa…
moga tuhan mengampuni
dosa, yang pernah ada distiap cinta
Cinta yang selalu aku selalu aku sanjung….
membuat aku ingin selalu hidup.
tapiiii
hidup ku, kau racun membuat aku mati…
mati dalam sebuah kesedihan.
dan…..
kesedihan membuat aku ingin pergi jauh.
jauuuuuh…….
tak disisi mu lagi

Ratapan Hati

Aku Yang Sendiri
Aku kira kamu disisiku untuk seterusnya
Aku Berhayal Engkau selalu Menemani Aku
Aku Rasa Yang Terpenting adalah saat kita bersama
Aku tak kuasa membiarkanmu
Lalu kemanakah semua itu
Senyumu
Sedihmu
Manjamu
Tangismu
Ceriamu
Aku hilang kendali disini
Darahku mendidih
Ingin rasanya ku gigit semua rantai yang membelengguku ini
Ingin Rasanya Berlari sekencang mungkin untuk segera Menemukanmu lagi
Aku Sangat Rindu
Sudah sekian Lama aku tertipu waktu
aku terjebak kesendirian
tanpamu
Aku larut dalam kehampaan yang abadi
Sedangkan engkau Disana Dalam SurgaNya
by. m.Ob